Text
Hukum kewarisan Islam : sebagai pembaruan hukum positif di Indonesia
Hukum kewarisan Islam (the Islamic law of inheritance) mempunyai karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan system hukum lainnya. Di dalam hukum Islam ketentuan materiil bagi orang yang ditinggalkan si pewaris telah digariskan dalam Al-quran dan hadis secara rinci dan jelas.Namun, di dalam system hukum barat pada pokoknya menyerahkan persoalan harta peninggalan si pewaris kepada keinginan yang bersangkutan itu sendiri, yaitu si pewaris membuat wasiat pada saat hidupnya. Hukum kewarisan Islam merombak secara mendasar system kewarisan yang berlaku pada masa sebelum Islam dan telah meletakan sutu dasar keadilan hukum yang sesuai dengan hak asasi dan martabat manusia. Buku ini menganalisis kritis hukum kewarisan islam dalam rangka pembarun hukum positif di Indonesia, meliputi : pengertian dan tujuan mempelajari hukum kewarisan; sumber dan asas hukum kewarisan Islam; sejarah perkembangan hukum kewarisan Islam; rukun, syarat dan penggolongan ahli waris; sebab-sebab dan penghalang waris-mewarisi; furudhul muqaddarah; cara penghitungan pembagian harta warisan; auld an radd; kompilasi problematika hukum waris Islam; penggantian tempat dalam hukum waris Islam; pengadilan agama dan KHI; aktualisasi KHI di pengadilan agaman dan upaya menjadikannya sebagai undang-undang.
| B0814 | 297.44 MUH h | Perpustakaan STAI Miftahul Ulum | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain